Rabu, 18 November 2015

Tahapan Pernikahan dengan Pria Turki di Indonesia

Tahapan pernikahan dengan pria Turki
File-file dibawah ini yang harus dibawa dari Turki oleh pengantin pria

  1. Kartu keluarga
  2. Evlenme Ehliyet Belgesi (Surat Keterangan untuk menikah) berlaku 6 bulan. Mintanya di Nüfus müdürlüğü tempat calon suami tinggal.
  3. KTP
  4. Paspot
  5. Pas photo

Siapkan berkas-berkas ini juga, untuk jaga-jaga:

  • Surat keterangan domisili
  • Akta kelahiran
  • Surat keterangan meninggal (jika calon suami adalah duda yang ditinggal mati)
  • Surat cerai (jika calon suami pisah cerai)
  • Surat berkelakuan baik yang diurus di kepolisian tempat istri tinggal
Dokumen di atas (yang terpenting poin 1 hingga 4), dibawa ke Kedutaan Turki di Jakarta untuk diproses. Nanti calon pengantin akan mendapatkan 3 surat rekomendasi  sebagai syarat menikah di Indonesia. Surat-surat itu adalah:
  1. Surat rekomendasi bahwa calon yang mengajukan diri boleh menikah di Indonesia
  2. Surat keterangan bahwa si lelaki (atau WN Turki) benar-benar single, tidak ada ikatan pernikahan.
  3. Surat keterangan KTP yang dibenarkan oleh kedutaan.
Surat-surat tersebut dikeluarkan dalam bahasa Indonesia, sehingga tidak lagi membutuhkan penerjemah tersumpah. Biaya perlembar surat berkisar Rp 53.000, atau bisa jadi lebih mahal.


Alamat Kedutaan Turki di Jakarta:

Jl Rasuna Said kav. 1 Kuningan, Jakarta 12950
Telp. 021 525 6250
021 526 4143
Fax : 021 21 522 60 56
email: embassy.jakarta @mfa.gov. tr
weekday: senin- jumat : 09.00 - 12.00
Lokasi bersebelahan dengan Gedung Pengadilan Negeri, Kuningan Jakarta.


Untuk Pihak wanita WNI:
# Mengurus N1, N2, N3, N4 (formulis diambil di kelurahan setempat)
# Mendaftar di KUA setempat (minimal 20 hari sebelum hari-H)
# Pas photo 6 lembar (kedua calon pengantin)
# Photocopy KTP
# Photocopy KK
# Passport calon suami
# KTP calon suami
# Surat-surat dari Kedutaan Turki (yang disebutkan diatas)
# Surat kelakuan baik calon suami (dari kepolisian di Indonesia)
# Hadir di akad nikah, dan tanda tangani surat-surat
# Setelah selesai maka akan mendapatkan buku nikah.
# Periksa buku nikah, apakah semua data sudah betul atau tidak, jika ada yang salah, segera urus untuk dikoreksi.
# Biaya nikah tergantung daerah masing-masing.


Jika sudah melangsungkan pernikahan, suami istri wajib melaporkan kembali ke Kedutaan Turki, untuk pengakuan pernikahan di Indonesia dalam hukum negara Turki, dengan membawa:
  1. Buku nikah,
  2. Photocopy Kartu Keluarga WNI,
  3. Photocopy KTP kedua orang tua WNI,
  4. Akta lahir WNI, dan
  5. Uang Rupiah secukupnya.
Pihak kedutaan Turki akan memberikan dokumen Salinan buku nikah (mernis) dalam amplop yang harus dikirim oleh yang bersangkutan (melalui pos dari Indonesia ke Turki) ditujukan kepada nüfus müdürlüğü (kantor penduduk) setempat di kota dimana WN Turki tinggal.

Jangan lupa minta juga untuk arsip kita (salinan buku nikah ini). Surat inilah yang akan kita gunakan untuk mengurus ijin tinggal di Turki (İkamet).


Hal yang perlu diperhatikan saat di Kedutaan Turki di Jakarta:
  • Usahakan datang sebelum jam 12.00 WIB
  • Proses dokumen cukup 1 hari, untuk salinan buku nikah Hanya 45 menit saja, bisa ditunggu.
  • Usahakan pihak WN Turki langsung yang mengurus ke Kedutaan Turki.
  • Tidak perlu menelepon dahulu, langsung saja datang ke Kedutaan Turki.
Setelah menikah, dan sudah sampai Turki

  1. Ingatkan suami untuk segera merubah statusnya dari "bekar" menjadi "evli".
  2. Lapor diri ke KBRI Ankara / KJRI İstanbul, untuk mendapatkan cap di passport NKRI, memenuhi kewajiban kita sbg WNI.
  3. Mengurus ikamet (ijin tinggal di Turki).

*Dikutip dari facebook Sri Zehra, wanita Indonesia yang menikah dengan pria Turki. Sekarang Mbak Zehra tinggal bersama suami di kota Ankara.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar